Jakarta-. Iman kepada malaikat artinya mengakui keberadaan malaikat yang selalu taat kepada Allah SWT. Percaya adanya malaikat termasuk dalam rukun iman kedua. Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dari Kemenag menjelaskan, iman kepada malaikat tercantum dalam surat Al Baqarah ayat 285, آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا Bacajuga: 6 Rukun Iman yang Wajib Dipahami dan Diamalkan Setiap Umat Islam. Ketika kita percaya kepada Allah SWT maka pahami lebih dalam mengenai makna 6 rukun iman. Terkait 6 rukun iman sebenarnya sudah ditetapkan dalam Al Quran sesuai firman Allah SWT yang berbunyi; لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا Imankepada Malaikat merupakan salah satu landasan agama Islam. Allah Ta`ala berfirman yang artinya: " Rasul telah beriman kepada al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian juga orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. " (QS. Keimananyang benar terhadap hari akhir mancakup tiga hal pokok yaitu mengimani adanya hari kebangkitan, mengimani adanya hisaab (perhitungan) dan jazaa' (balasan), serta mengimani tentang surga dan neraka. Termasuk juga keimanan kepada hari akhir adalah mengimani segala peristiwa yang akan terjadi setelah kematian seperti fitnah kubur, adzab Ketigaciri yang dimaksudkan adalah: memuliakan tamu, menghormati tetangga, dan berbicara yang baik atau diam. Meskipun keimanan kepada Allah dan hari akhirat merupakan perbuatan yang bersifat abstrak, namun keimanan tidak berhenti sebatas pengakuan, tetapi harus diaplikasikan dalam bentuk-bentuk nyata. Makalahini berkaitan dengan keimanan pada hari akhir, sudah dimaklumi bersama bahwa keimanan pada hari akhir merupakan rukun kelima dari rukun iman yang enam. Makalah ini membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan hari akhir seperti keadaan manusia pada hari pembalasan, tentang jembatan shirath dan bagaimana manusia melewatinya, tentang surga dan neraka, juga pengaruh iman kepada hari . Jakarta - Iman menjadi salah satu dasar kepercayaan bagi pemeluk agama Islam. Terdapat enam rukun iman yang wajib diyakini di tersebut disebutkan dalam firman Allah QS An Nisa ayat 136 yang berbunyi,يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًاArtinya "Hai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah, Rasul-Nya dan kepada kitab Al Quran yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya."Lantas, Iman artinya dalam Islam seperti apa?Menurut buku Islamologi Arti Iman yang ditulis oleh Maulana Muhammad Ali, iman artinya dalam Islam diterjemahkan sebagai percaya. Akar katanya berasal dari kata amana yang mengandung arti ia percaya. Jika digunakan menurut wazan transitif artinya menganugerahkan ketentraman atau bila menurut wazan intransitif artinya berubah menjadi masuk dalam keadaan tentram atau Iman juga disebutkan dalam hadits dari Umar bin Khatthab radhiyallahu'anhu, ia berkata pada suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh Malaikat Jibril, Jibril bertanya pada Rasulullah,فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِيْمَانِ, قَالَ أَنْ بِاللهِ, وَمَلاَئِكَتِهِ, وَكُتُبِهِ, وَرُسُلِهِ, وَالْيَوْمِ الآخِرِ, وَ تُؤْمِنَ بِالْقَدْرِ خَيْرِهِ وَ شَرِّهِArtinya "Beritahukanlah kepadaku apa itu iman." Rasulullah menjawab, "Iman itu artinya engkau beriman kepada Allah, para malaikat-malaikat Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan kamu beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk." HR. Muslim.Sementara itu, bila dilihat dari segi kebahasaan, melansir dari buku Pendidikan Agama Islam Materi Pembelajaran Perguruan Tinggi karya Malikus Solekha, kata iman berarti pembenaran At-Tasdiq. Hal inilah yang dimaksud dengan kata shadiqiin seperti yang termaktub dalam firman Allah QS. Yusuf ayat 17,قَالُوا يَا أَبَانَا إِنَّا ذَهَبْنَا نَسْتَبِقُ وَتَرَكْنَا يُوسُفَ عِنْدَ مَتَاعِنَا فَأَكَلَهُ الذِّئْبُ ۖ وَمَا أَنْتَ بِمُؤْمِنٍ لَنَا وَلَوْ كُنَّا صَادِقِينَArtinya "Mereka berkata, "Wahai ayah kami! Sesungguhnya kami pergi berlomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala; dan engkau tentu tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami berkata benar."Iman artinya dalam Islam menurut segi istilah disebut sebagai keyakinan bulat yang dibenarkan oleh hati, diikrarkan oleh lidah, dan dimanifestasikan dengan amalan atau pembenaran dengan penuh keyakinan. Tanpa adanya sedikit pun keraguan mengenai ajaran yang datang dari Allah dan Rasulullah hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa seseorang dinyatakan beriman bukan hanya percaya terhadap sesuatu, melainkan kepercayaan itu mendorongkannya untuk mengucapkan dan melakukan sesuatu sesuai dengan itu, iman bukan hanya dipercayai atau diucapkan melainkan juga untuk menyatu dalam diri seseorang yang dibuktikan dalam halaman selanjutnya Ilustrasi iman kepada malaikat. Foto Dok. Adobe StockSebagai umat Muslim, wajib hukumnya bagi kita mengetahui dan mengamalkan rukun iman. Salah satunya adalah rukun iman yang kedua yaitu iman kepada secara istilah berarti mempercayai atau meyakini dengan setulus hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan seluruh anggota badan. Sementara malaikat adalah makhluk yang diciptakan Allah dari cahaya sebagai utusan Allah yang taat, patuh, dan tidak pernah membangkang terhadap iman kepada malaikat berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT menciptakan malaikat sebagai makhluk yang diutus untuk melaksanakan segala Makalah Agama Islam, Iman Kepada Malaikat oleh Ahmad Sandi dan Moh. Rizki Abdulloh, beriman kepada malaikat hukumnya fardu ain. Hal ini didasarkan dari beberapa sumber, yaituاٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ“Rasul Muhammad beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya AL Quran dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. Mereka berkata, 'Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, ya, Tuhan kami dan kepada-Mu tempat kami kembali.'”يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْ نَزَّلَ عَلٰى رَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۗوَمَنْ يَّكْفُرْ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا“Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya Muhammad dan kepada Kitab Al-Qur'an yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.”Hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim“Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. bahwa pada suatu hari Rasulullah SAW muncul di tengah orang banyak, lalu beliau didatangi oleh seorang laki-laki. Orang itu bertanya, Wahai Rasulullah SAW, apakah iman itu?’ Beliau menjawab, Iman adalah kamu harus percaya kepada Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, kitab-Nya, pertemuan dengan-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kebangkitan dan di akhirat nanti…” Bukhari dan MuslimContoh Iman Kepada Malaikat dalam Kehidupan Sehari-HariMemperbanyak ibadah merupakan salah satu contoh iman kepada malaikat. Foto FreepikIman kepada malaikat dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan perilaku-perilaku sebagai dan berbuat jujur karena di mana pun dan kapan pun karena malaikat pasti senantiasa mengawasi terhadap perintah-perintah Allah dan menjauhi larangannya karena ada Malaikat Rakib dan Atid yang akan mencatat amal baik dan perintah Allah dengan berusaha memperbaiki diri yang ditampilkan mampu menjadi suri tauladan bagi Iman Kepada MalaikatIman kepada malaikat memiliki banyak manfaat bagi umat Muslim, di antaranyaMenambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah dalam setiap ucapan dan perbuatan karena segala yang dilakukan manusia tidak luput dari pengamatan kesadaran terhadap alam wujud yang tidak terjangkau oleh rasa syukur kepada Allah SWT karena melalui malaikat-malaikat-Nya, manusia memperoleh banyak semangat dan ikhlas dalam cinta kepada amal saleh karena malaikat selalu mencatat amal manusia.

iman kepada malaikat termasuk pokok keimanan dalam kategori